Pilihan Pengobatan untuk Kanker Serviks

Selamat datang di www.TanamanObatKankerServiks.com salah satu situs terbesar yang menyajikan berbagai topik tentang kanker serviks. Kanker yang dikenal sebagai pembunuh wanita nomor 1 di Indonesia, kanker yang sudah banyak memakan korban ini memiliki berbagai jenis pengobatan untuk menyembuhkannya. Apa saja pilihan pengobatan untuk kanker serviks yang bisa Anda terapkan? Cari tahu jawabannya di sini.

Pilihan Pengobatan untuk Kanker Serviks

Pilihan Pengobatan untuk Kanker Serviks – Sebagai seorang pengidap kanker serviks, Anda bisa memilih satu di antara beberapa pilihan pengobatan untuk kanker serviks, dan itupun akan tergantung pada tahap penyakit yang Anda derita.

Selain resep obat-obatn, dokter akan merekomendasikan Anda untuk mengambil tindakan membuang sel abnormal, operasi, terapi radiasi dan kemoradiasi. Ada juga perlu memahami semua jenis perawatan tersebut sebelum akhirnya untuk menjalani pengobatan tersebut.

Membuang sel abnormal

Apabila tubuh menunjukkan adanya perubahan biologis yang dapat berubah menjadi kanker di masa depan, ada baiknya segera lakukan pemeriksaan pada dokter saat itu juga. Pilihan pengobatan yang pertama yaitu dengan eksiisi loop besar dari zona transformasi (LLETZ); kawat halus dan juga arus listrik diterapkan untuk memotong sel yang abnormal. Cara kedua ialah biopsi kerucut, di mana daerah jaringan abnormal akan di angkat melalui operasi. Ketiga yaitu terapi laser, laser digunakan untuk membakar sel yang abnormal.

Operasi

Terkadang pasien memilih prosedur operasi untuk mengangkat tumor atau kanker. Dokter biasanya akan menentukan jenis operasi berdasarkan letak dan tingkat keparahan kanker serviks pasiennya. Ada 3 jenis operasi utama untuk kanker serviks, di antaranya trachelectomy radikal, histerektomi dan eksterior pelvis.

Radikal trachelectomy

Pengobatan kanker serviks dengan radikal trachelectomy ini lebih disukai ketika kanker serviks terdiagnosis pada tahap awal. Dan biasanya akan ditawarkan kepada wanita yang masih ingin memiliki anak. Tak seperti histerektomi atau eksterior pelvis, rahim Anda masih utuh yang artinya Anda masih berkemungkinan untuk memiliki anak.

Histerektomi

Biasanya pengobatan ini disarankan untuk kanker serviks dini, termasuk terapi radiasi untuk membantu mencegah pertumbuhan sel kanker kembali. Dalam jangka pendek, operasi ini dapat beresiko perdarahan, infeksi, pembekuan darah dan luka yang tak sengaja pada rektum, ureter dan kandung kemih. Meskipun resiko jangka panjangnya sedikit tapi sangat cukup membebani Anda.

Resiko jangka panjang dari operasi ini yaitu vagina menjadi lebih pendek dan juga kering yang bisa membuat hubungan seks terasa nyeri, inkontinensia urin, pembengkakan lengan serta tungkai, dan lainnya. Ketika rahim Anda diangkat otomatis Anda tidak bisa memiliki anak.

Eksenterasi panggul

Operasi besar jenis ini hanya direkomendasikan ketika kanker serviks kambuh ke panggul. Vagina akan direkonstruksi menggunakan kulit serta jaringan yang diambil dari bagian tubuh yang lain. Ini artinya Anda masih bisa berhubungan seksual setelah menjalani pengobatan ini, meskipun butuh waktu beberapa bulan untuk merasa cukup pulih untuk melakukannya.

Terapi radiasi

Prosedur ini menggunakan sinar-X dosis tinggi atau implan di rongga vagina dengan tujuan untuk mematikan sel kanker. Terapi radiasi ini bisa dikombinasikan dengan operasi untuk kanker serviks tahap awal atau bisa juga dikombinasikan dengan kemoterapi untuk kanker serviks tahap lanjutan, yang tujuannya untuk mengendalikan perdarahan serta nyeri.

Terapi radiasi bisa diberikan secara eksternal, mesin menyinari gelombang energi tinggi ke panggul Anda guna menghancurkan sel-sel kanker. Atau dapat juga diterapkan secara internal, implan radioaktif diletakan di dalam vagina dan leher rahim. Kombinasi terapi radiasi internal dan eksternal bisa digunakan dalam 5-8 minggu. Prosedur ini juga akan memengaruhi jaringan yang sehat namun manfaat terapi radiasi ini cenderung lebih besar daripada resikonya.

Kemoradiasi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kombinasi antara kemoterapi dan radiasi terkadang digunakan untuk menyembuhkan kanker serviks. Kombinasi ini disebut kemoradiasi. Kemoradiasi ini diterapkan untuk mereka yang mengidap kanker serviks tahap awal sampai tahap akhir. Biasanya kemoterapi diberikan dengan menggunakan infus intravena pada penderita yang melakukan rawat jalan, sehingga Anda dapat pulang setelah menerima dosis.

Sama halnya dengan terapi radiasi, cara ini bisa merusak jaringan sehat dan memuncul efek samping yang tak diinginkan. Beberapa jenis obat kemoterapi juga ada yang bisa menghancurkan ginjal Anda. Sebab itulah penting untuk Anda melakukan tes darah secara rutin guna menjaga kesehatan ginjal Anda.

Nah itulah pilihan pengobatan untuk kanker serviks, ada baiknya Anda memikirkan dengan matang pilihan pengobatan jenis apapun. Bila tidak mengerti sesuatu, mintalah penjelasan pada dokter. Pengobatan untuk kanker serviks Anda bisa memberi Anda beberapa efek samping, sehingga Anda juga harus mempertimbangkan untuk mengambil keputusan pengobatan.

Baca juga artikel lainnya :

Apel Untuk Kanker Serviks

Kolposkopi Dan Biopsi Serviks

Komplikasi Kanker Serviks

Pencegahan Kanker Serviks

Posted by : 3 Tanaman Obat Kanker Serviks Rahim

Pilihan Pengobatan untuk Kanker Serviks