Pengobatan Kanker Serviks

Selamat datang di www.TanamanObatKankerServiks.com situs kesehatan yang menyajikan informasi menarik seputar kesehatan dan pengobatan khususnya mengenai kanker serviks atau kanker leher rahim

Pengobatan Kanker Serviks

Pengobatan Kanker Serviks – Pengobatan pada kanker serviks tergantung pada beberapa faktor seperti misalnya jenis kanker, stadium kanker, usia pasien, keinginan untuk mempunyai anak, keadaan medis lain yang tengah dihadapi dan juga pilihan pengobatan yang diinginkan. Biasanya kanker serviks akan ditangani oleh tim (dokter spesialisasi). Tim tersebut akan membantu memilihkan cara terbaik untuk pengobatan, namun tetap keputusan akhir ada ditangan Anda.

Pengobatan Kanker Serviks

Jenis pengobatan menurut stadium kanker terbagi menjadi dua. Pertama ialah pengobatan kanker serviks tahap awal, yakni operasi pengangkatan sebagian atauseluruh organ rahim, radioterapi atau kombinasi keduanya. Kedua, pengobatan kanker serviks stadium akhir, yakni radioterapi atau kemoterapi dan terkadang operasi juga diperlukan.

Apabila diagnosis kanker serviks telah diketahui sejak dini, ada kemungkinan bisa kembali pulih sepenuhnya. Namun bila kanker telah menyebar peluang untuk pulih secara total akan berkurang. Dalam kasus kanker serviks yang tak dapat disembuhkan, ada baiknya melakukan perawatan paliatif. Perawatan tersebut fungsinya untuk memperlambat perkembangan kanker, memperpanjang usia pengidapnya dan meringankan gejala yang muncul seperti rasa nyeri dan perdarahan pada vagina.

Tindakan Pengangkatan sel–sel Pra-kanker

Dari hasil pap smear mungkin tidak menunjukan keberadaan kanker serviks, namun bisa dilihat bila terjadi perubahan biologis yang berpotensi menjadi kanker dimasa mendatang. Berikut ini merupakan beberapa penanganan yang ada :

  • Biopsi kerucut, pengangkatan wilayah tempat jaringan abnormal melalui tindakan operasi
  • Terapi laser, penggunaan laser untuk membakar sel–sel abnormal
  • Large loop excision of transformation zone (LLETZ), sel–sel abnormal dipotong menggunakan kawat tipis dan juga arus listrik.

Operasi Pengangkatan Kanker Serviks

Terdapat 3 jenis operasi utama kanker serviks

  • Operasi Radical Trachelectomy

tindakan operasi ini cocok untuk pengidap kanker serviks yang terdiagnosis di stadium awal dan jenis operasi ini akan ditawarkan pada wanita yang masih berkeinginan mempunyai anak. Tujuan dari operasi ini yaitu mengangkat leher rahim, jaringan sekitarnya dan juga bagian atas dari vagina tanpa mengangkat rahim. Maka, anda masih memiliki peluang untuk mempunyai anak. Setelah operasi, vagina dan rahim memerlukan waktu untuk pulih. Ada baiknya menunggu selama 6-12 bulan pasca operasi sebelum memutuskan untuk hamil.

  • Operasi Pengangkatan Rahim

histerektomi ialah operasi pengangkatan rahim wanita. Hal ini dilakukan karena berbagai alasan, misalnya untuk operasi kanker serviks stadium awal. Supaya kanker tidak datang lagi, Anda mungkin juga perlu melakukan radioterapi. Histerektomi terbagi menjadi dua jenis, yang pertama histerektomi sederhana di mana leher rahim dan juga rahim akan diangkat. Di beberapa kasus, ovarium  serta tuba falopi bisa juga ikut diangkat. Cara ini dapat dilakukan untuk kanker serviks stadium awal. Kedua, histerektomi radikal. Rahim, leher rahim, jaringan disekitarnya, ovarium, nodus limfa dan tuba falopi semuanya akan diangkat. Operasi jenis ini cenderung dilakukan kepada pengidap kanker serviks stadium satu lanjutan dan juga stadium dua tahap awal.

  • Pelvic Exenteration

Pelvic exenteration merupakan jenis operasi besar yang hanya disarankan bila kanker kembali muncul setelah sudah diobati dan juga sempat sembuh. Operasi dilakukan bila kanker kembali kedaerah panggul dan belum menyebar ke area lain. Pasca operasi, vagina dapat direkonstruksi ulang menggunakan kulit dan juga jaringan yang diambil dari bagian tubuh lainya. Anda bisa berhubungan seks beberapa bula setelah operasi ini.

Ada 2 tahapan pelvic exenteration yang harus anda lewati. Pertama, kanker diangkat bersamaan dengan rektum, kandung kemih, vagina dan bagian bawah dari usus. Kemudian tahap kedua, dua lubang yng disebut stoma akan dibuat diperut untuk mengeluarkan kotoran dan urin dari tubuh. Kotoran yang dibuang dimasukan pada kantung penyimpanan, istilahnya disebut kantung colostomy.

Pengobatan Kanker Serviks dengan Radioterapi

Untuk pengobatan kanker serviks stadiu awl, radioterapi dapat dilakukan sendiri ataupun dikombinasikan dengan operasi. Sementara kanker serviks stadium akhir, radioterapi dan kemoterapi akan dilakukan untuk kendalikan perdarahan dan juga nyeri.

Biasanya proses radioterapi berjalan sekitar 1-2 bulan. Meskipun demikian, radioterapi bukan hanya menghancurkan sel–sel kanker. Kadang, radioterapi juga menghancurkan jaringan sehat. Efek sampingnya juga dapat bertahan selama berbulan–bulan bahkan tahunan. Di beberapa kasus, efek samping tersebut sifatnya permanen. Namun, kebanyakan efek samping dapat hilang dalam 2 bulan sesudah menyelesaikan pengobatan.

Pengobatan Kanker Serviks dengan Kemoterapi

Pengobatan kanker serviks dengan kemoterapi dapat dikombinasikan dengan radioterapi. Jika kanker sudah berada distadium akhir, kemoterapi bertujuan untuk memperlambat penyebaran dan juga meringankan gejala yang muncul. Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk hancurkan sel kanker. Berbeda dari pengobatan lainnya yang berdampak hanya di bagian tertentu saja, kemoterapi berdampak pada seluruh tubuh.

Obat tersebut mengincar sel yang tumbuh dengan cepat, terutama sel-sel kanker. Namun sel sehat yang tumbuh dengan cepat juga dapat terpengaruh. Kemoterapi dapat menggunakan satu obat khusus untuk mematikan sel kanker, biasanya satu jenis obat tersebut disebut cisplatin. Kombinasi obat–obatan  kemo juga dapat diterapkan. Pengobatan kemo diberikan melalui infus kepada pasien rawat jalan. Anda diharuskan sering melakukan tes darah saat melakukan kemoterapi, tes tersebut tujuannya untuk memeriksa kesehatan ginjal. Sebab beberapa obat kemo dapat merusak ginjal.

Pengobatan Saat Masa Kehamilan

Pengobatan kanker saat hamil akan tergantung pada stadium kanker dan usia kehamilan. Seperti misalnya anda mengidap kanker leher rahim stadium awal dan usia kehamilan mencapai 9 bulan. Pengobatan akan ditunda sampai Anda melahirkan bayi, pengobatan tersebut dapat menyebabkan kelahiran secara prematur bahkan keguguran.

Tindakan Lanjutan Setelah Pengobatan

Pasca pengobatan kanker serviks, sangat perlu yang namanya menerima pemeriksaan lanjutan. Terlebih dibutuhkan pada leher rahim dan vagina bila kanker belum diangkat. Biopsi biasanya akan dilakukan kembali bila ditemukan hal yang mencurigakan. Munculnya kanker kembali biasanya terjadi sekitar satu setengah tahun setelah pengobatan selesai. Perawatan lanjutan dijalankan tiap 4 bulan sekali, hal ini utnuk 2 tahun pertama pasca pengobatan selesai. Kemudian tiap 6-12 bulan sekali selam 3 tahun berikutnya.

Baca juga artikel lainnya :

Daftar Buah untuk Penderita Kanker Serviks

Gejala dan Tanda Kanker Serviks

Fakta Mengenai Kanker Leher Rahim

Penyebab dan Pencegahan Kanker Serviks

Posted by : 3 Tanaman Obat Kanker Serviks Rahim

Pengobatan Kanker Serviks