Fase Siklus Menstruasi Pada Wanita

Selamat datang di www.TanamanObatKankerServiks.com salah satu situs yang menyajikan berbagai informasi tentang permasalahan yang sering terjadi pada wanita.

Fase Siklus Menstruasi Pada Wanita

Fase Siklus Menstruasi Pada Wanita – Walaupun fase menstruasi sudah dilalui setiap bulannya, tapi masih banyak saja yang belum mengetahui apa yang terjadi dari masing–masing fase siklus menstruasi tersebut. Padahal dengan Anda memahami hal ini, Anda bisa memaklumi apa yang tengah dialami oleh tubuh dan mempersiapkan cara atau siasat untuk menghadapinya.

Fase Siklus Menstruasi Pada Wanita

Fase haid itu ada 4, tiap-tiap fase mempunyai keunikan tersendiri. Tiap-tiap fase siklus haid akan memberikan efek fisik dan juga emosional yang berbeda pada seorang wanita. Jadi, jangan terkejut jika suasana perasaan wanita akan mudah berubah bahkan kondisi fisik pun juga demikian. Berikut adalah empat fase siklus menstruasi yang dimaksud :

Fase Menstruasi atau Pendarahan

Fase keluarnya darah menstruasi ini dimulai pada hari pertama haid dan terjadi sampai hari ke 5 dari siklus haid. Beberapa sumber mengatakan dapat berlangsung sampai hari ke 7 dan ini masih bisa dianggap normal.

Peristiwa di bawah ini berlangsung selama fase haid ini :

  • Hormon progesteron mengalami penurunan secara drastis
  • Lapisan rahim meluruh dan keluar dalam bentuk darah haid
  • Darah yang keluar berkisar antara 10-80 ml
  • Pada fase haid ini mungkin Anda mengalami kram pada perut. Kram tersebut disebabkan oleh adanya kontraksi rahim dan otot–otot perut untuk mengusir darah haid.

Selama pekan ini keadaan fisik ada pada titik terendah bahkan dapat dikatakan mempunyai energi terendah di antara fase siklus haid lainnya. Untuk itu, wanita lebih cenderung letih dan ingin beristirahat.

Walaupun perlu istirahat, tapi tidur juga tidak disarankan. Minimal, lakukanlah gerakan ringan misalnya berjalan dihalaman dan lainnya. Selain itu, cukupilah kebutuhan cairan dan juga asupan makanan karena pada fase haid ini Anda memerlukan energi yang ekstra.

Fase Folikular

Fase folikular juga dimulai dari hari pertama haid, namun berlangsung hingga hari ke 13 dari siklus haid. Beberapa hal berikut berlangsung selama fase ini :

  • Kelenjar hipofisis diotak mengeluarkan hormon FSH yang meransang sel–sel telur pada ovarium untuk tumbuh
  • Salah satu sel telur mulai masak didalam struktur yng disebut folikel. Diperlukan 13 hari untuk sel telur mencapai kematangan.
  • Saat sel telur sudah matang, folikel akan mengeluarkan hormon yang meransang rahim umtuk membentuk lapisan pembuluh darah serta jaringan lunak yang baru disebut endometrium. Ini adalah langksh untuk pemulihan dari fase haid yang pertama.

Bukan hanya itu, estrogen dan testosteron mulai mengalami peningkatan selama fase ini. Hal tersebut akan memberikan dorongan energi dan bisa tingkatkan mood serta otak. Bahkan mungkin anda merasa lebih tegas dan juga berani dalam mengambil resiko. Testosteron meransang libido, sementara estrogen membuat wanita lebih terbuka dan menekan nafsu makanya

Fase Ovulasi

Ovulasi merupakan puncak dari seluruh kerja keras tubuh selama fase haid sebelumnya. Atas perintah dari otak melalui produksi hormon LH sel telur yang telah matang akan dilepas dari folikel diovarium ke saluran tuba dan akan bertahan selama 12 sampai 24 jam.

Kejadian ini terjadi pada hari ke 14 dari siklus, sel telur yng dilepas disapukan oleh silia fimbriae ke tuba falopi. Fimbriae merupakan struktur yang memiliki bentuk seperti jari–jari yang terletak diujung tuba falopi dekat ovarium. Sementara silia adalah rambut getar halus yang bisa menghantarjan sel telur ke rahim.

Dalam fase ini, testosteron dan estrogen mengalami peningkatan sampai ke tingkat puncak, sehingga tingkatkan efek dari fase folikular. Mungkin Anda merasa bahwa anda tampak lebih baik dan juga merasa lebih percaya diri sehingga lebih untuk verbalisasi perasaan dan pikiran. Tambahan, gairah seks juga akan berada dipuncak tertinggi.

Fase Luteal

Fase luteal merupakan fase haid yang terakhir, fase ini dimulai di hari ke 15 dan terjadi hingga akhir siklus haid. Beberapa hal berikut ini terjadi selama fase luteal :

  • Sel telur dilepaskan selama fase ovulasi tetap dituba falopi selama 24 jam
  • Bila sel sperma tak membuahi sel telur pada waktu tersebut maka sel telur akan hancur
  • Hormon progesteron yang sebabkan rahim mempertahankan endometriuam akan habis pada akhir siklus haid, hal ini sebabkan dimulainya kembali fase siklus haid berikutnya.

Dalam fase ini, estrogen dan juga testosteron mengalami penurunan dan sebagai gantinya, tubuh mulai menghasilkan progesteron seperti penjelasan diatas. Ini merupakan hormon antikecemasan alami sehingga anda ada pada suasana perasaan yang stabil setelah menggebu-gebu di fase ovulasi.

Tapi dibagian kedua dari fase haid yang terakhir ini ialah sulit bagi kebanyakan wanita. Lantaran, bagi yang memiliki kecenderungan, dapat merasakan tanda dan gejala PMS seperti keinginan konsumsi karbohidrat tinggi, sakit kepala, perut kembung, kecemasan dan juga kemurungan. Tidak lama lagi dari tanda dan gejala ini maka datanglah haid berikutnya.

Nah itulah hal–hal yang terjadi pada tubuh dan juga jiwa wanita selama fase siklus menstruasi. Bagi pria yang memahinya, maka artinya Anda memahami pasangan Anda.

Baca juga artikel lainnya :

Pengobatan Kanker Serviks

Cuka Bisa Gantikan Pap Smear untuk Deteksi Serviks

Gejala dan Tanda Kanker Serviks

Karsinoma Serviks Uteri

Posted by : 3 Tanaman Obat Kanker Serviks Rahim

Fase dan Siklus Menstruasi Pada Wanita